Senin, 01 September 2008

Konfigurasi BIOS

Konfigurai BIOS
Setelah proses perakitan komputer selesai dan sebelum kita melakukan instalasi System Operasi, maka terlebih dahulu kita harus elakukan konfigurasi BIOS. BIOS (Basic Input Output System) merupakan langkah awal proses pengandalian komputer.

Saat komputer di hidupkan akan membaca BIOS untuk melakukan POST, Proses Power On SelfTest (POST) adalah proses pemeriksaan komponen-komponen PC pada saat komputer melakukan cold boot (ketika baru dinyalakan atau setelah kita tekan tombol reset), dalam Proses ini yang akan di periksa antara lain integritas memori, kesiapan card-card, dsb.


Pengujian proses POST ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh system berjalan dengan normal dan tidak terjadi kerusakan hardware. Bila pada proses ini ditemukan kesalahan, maka speaker akan langsung mengeluarkan bunyi beep tertentu.



Untuk mengetahui konfigurasi BIOS maka ikutilah langkah-langkah berkut ini :


Jika komputer sudah dirakit
maka segera hidupkanlah komputer untuk memulai proses booting
mouse, keyboard harus terpasang terlebih dahulu.

Tekan tombol del pada keyboard sebagian besar komputer untuk masuk ke menu BIOS menekan tombol del.




Anda akan masuk BIOS. Motherboard yang digunakan disini adalah AwardBIOS. Jadi langkah-langkah berikut ini disusun berdasarkan AwardBIOS. Pengaturan untuk jenis BIOS lainnya kurang lebih sama saja kok. Nah, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengeset waktu yang akan digunakan oleh sistem komputer. Aturlah melalui menu [Main] [System Time]. Untuk mengubahnya, gunakan tombol [+], [-] dan tombol [Tab] pada keyboard Anda.




Selanjutnya, dengan cara yang sama, ubahlah tanggal pada sistem komputer Anda melalui menu [System Date]




Setelah mengeset waktu dan tanggal dari sistem, Anda juga dapat memasang password BIOS agar orang lain tidak dapat mengubah setelan BIOS yang Anda buat. Caranya, pilih menu [Supervisor Password], lalu tekan tombol [+] pada kibor. Selanjutnya, masukkan password Anda pada boks Enter Password, lalu klik [Enter]. Masukkan kembali password Anda pada boks Confirm Password, kemudian kembali klik [Enter]. Nah, sekarang status opsi Supervisor Password pasti menjadi Enabled.





Bila PC Anda akan dipakai beramai-ramai, Anda juga bisa mengeset user password untuk masing-masing pengguna. Manfaatkan saja menu [User Password]. Cara mengesetnya sama saja kok dengan pengaturan pada supervisor password.






Sekarang bukalah menu [Advanced] dengan menekan tombol [‡] (arah panah ke kanan) pada kibot Anda, lalu pilih [I/O Device Configuration] kemudian [Enter].



Di sini Anda dapat mengatur penggunaan fitur onboard pada motherboard Anda. Misalnya, bila Anda menggunakan kartu suara dan modem yang bukan on-board, ubahlah opsi [Onboard AC97 Audio Controller] dan [Onboard AC97 Modem Controller] menjadi [Disabled] dengan menekan tombol [+] pada kibor Anda. Selanjutnya klik [Esc] untuk kembali ke menu [Advanced].



Sekarang pilih opsi [PCI Configuration] lalu tekan [Enter]. Kemudian agar slot USB Anda berfungsi set opsi [USB Function] menjadi [Enabled]. Jika belum, Anda bisa mengubahnya dengan menekan tombol [+]. Jika sudah, kembali ke menu [Advanced] dengan menekan tombol [Esc].




Selanjutnya Anda dapat mengubah manajemen penggunaan listrik dari komputer melalui menu [Power] dengan menekan tombol [+]. Namun untuk mudahnya, tak usah mengubah hal apa pun dalam pengaturan ini.



Selanjutnya buka menu [Boot]. Nah, untuk memudahkan penginstalan sistem operasi yang akan dilakukan setelah ini, ubahlah pola boot dari PC. Set CD ROM sebagai boot device pertama, kemudian hard disk sebagai boot device ke dua dan floopy boot device ke tiga, dengan menggunakan tombol [+] atau [-]. Gunanya, agar tiap kali booting, komputer mencari adanya sistem operasi di CD-ROM dulu, baru kemudian hard disk, dan floopy.



Masukkan CD instalasi Windows XP ke CD-ROM drive. Setelah itu, pilih menu [Exit] [Exit Saving Changes] untuk keluar dari BIOS dan menyimpan pengaturan yang Anda buat barusan. Selanjutnya komputer akan restart. Dan jika Anda tadi mengaktifkan user password, maka akan muncul bok password. Isi password tersebut agar komputer dapat melanjutkan proses booting.



Selamat Mencoba. semoga anda berhasil......

Mengembalikan Folder Option

Folder Options merupakan salah satu sub menu dari Tool pada Menu Bar.
Folder Options ini sering dijadikan sasaran penyerangan oleh virus. Kenapa??
Ya, karena folder options merupakan fitur yang dapat mengenali virus, sehingga keberadaannya sangat ditakuti oleh virus, khususnya virus lokal.

Banyak sekali virus lokal yang menyerang komputer dengan cara menghilangkan folder options. Selain itu juga mendisable beberapa fitur windows untuk menjaga eksistensinya nangkring dalam komputer kamu. Fitur yang sering didisable adalah folder options, run, dan registry. Jadi ketika ketiga fitur tersebut tidak bisa dijalankan maka bisa dipastikan komputer kamu terjangkit virus. Segeralah periksa ke dokter.

Kali ini kita hanya membahas cara menampilkan folder options. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka Notepad (pilih salah satu yang paling mudah buat kamu)

- Start>All Programs>Accessories>Notepad

- Win key+R>ketik notepad>enter (dilakukan jika virus belum mendisable run)

2. Copy paste tulisan dibawah ini pada notepade.

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\
Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]

“NoFolderOptions”=dword:00000001

3. Setelah itu, save file tersebut. File>Save atau Ctrl+S.

Pada file name tulis terserah kamu, tapi diakhiri dengan tulisan “.reg”[dot reg].

Misal: Folder.reg

4. Jalankan file tersebut dengan cara anda, bisa double click.
Jika ada peringatan klik Yes dan OK.

5. Terakhir Log Off komputer kamu (start>log off), kemudian Log in lagi.

6. Lihat perubahan pada menu Tool, Folder Options nongol lagi.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Mengunakan Bittorrent

Anda sudah mengenal teknologi Peer to Peer atau P2P. Dimana antar computer yang terhubung ke Internet dapat melakukan tranfer file atau saling bertukar file. Salah satu teknologi P2P yang sedang ramai digunakan adalah Bittorrent atau lebih umum dinamai Torrent

Bagi mereka yang sudah mengenal computer, kata Bittorrent mungkin tidak asing lagi. Mirip seperti Limewire, Kazaa atau Morpheus yang banyak digunakan sebagai media mentranfer file antar computer di jaringan internet. Tetapi bagi mereka yang baru mengenal, mungkin agak bingung mengunakan sitem Bittorrent.

Bittorrent sedikit berbeda dibandingkan software P2P lainnya. Bittorrent tidak memiliki pusat atau central. Software untuk jaringan Bittorrent juga banyak dikembangkan para programer, dan sifatnya freeware atau gratis. Software pembantu atau disebut juga Client Bittorrent juga banyak dibuat dengan berbagai model

Apa saja yang didapat dari teknologi Bittorrent tersebut. Bila software LImewire lebih memfokus pertukaran file antar computer dengan komunitas multimedia. Bittorrent memiliki pencarian lebih bebas. Seperti file film, music / MP3, program, e-Book dan lainnya dimasukan kedalam list Bittorrent. Mereka yang memiliki file dapat saling bertukar dan mencari melalui situs tertentu seperti thepiratebay.org. Dari daftar list yang ada pada situs maka file dapat diambil dengan mengunakan program Bittorrent.



Bagaimana cara kerja sistem Bittorrent

Bittorrent tidak memilki central computer. Bila 10 orang memiliki data yang sama, maka file dapat diambil untuk sebuah computer. Bila computer netter mendapatkan sebuah file atau ingin mendownload file, maka file pertama diambil dari computer. Lalu program akan mencari file yang sama dari computer lain. Sistem Bittorent sederhana, mengunakan hukum siapa yang melakukan upload lebih besar akan mendapatkan kecepatan download lebih besar. Sistem ini menjadi adil, dan memaksakan sebuah computer harus berbagi dengan computer lain.

Bittorent juga memiliki keunikan untuk berbagi file. Software akan mencatat pemilik utama dari file yang didownload. Sehingga bila semua computer atau disebut peer menghilang, sedikitknya ada kesempatan untuk menyelesaikan download file dari computer utama yang tercatat pada software Bittorrent. Sehingga penguna Bittorrent memiliki kesempatan terakhir mendownload bila peer yang ada menghilang.

Satu fitur yang disebut Seeder. Fitur ini mengutamakan computer dengan kemampuan upload tinggi. Mendownload dengan fitur Seeder ditujukan untuk memaksimalkan download pada sebuah computer client Bittorrent saja.

Fitur lain adalah New Peer atau tanpa potongan file yang didownload. Bittorrent memakai cara memotong file dari beberapa computer lain untuk mendownload. Tetapi dengan New Peer, maka file yang didownload hanya diutamakan dari sebuah computer client Bittorrent. Alasannya bisa saja file yang akan diambil merupakan file langkah yang tidak dimiliki computer lain. Tetapi mengunakan 1 potong file yang akan didownload, netter harus mengambil file dan secepatnya menyelesaikan proses download. Bila tidak kemungkinan membuat file tidak selesai download karena client Bittorrent yang dituju sudah lenyap.



Secara umum ada 2 langkah untuk mengunakan Bittorrent. Pertama adanya situs atau website yang memberikan daftar nama file. Langkah kedua adalah user Bittorrent dapat mengambil / mendownliad file tersebut dengan mengunakan client Bittorrent

Tetapi bagimana mengunakan Bittorrent dengan link dari situs komunitas Bittorrent, dibawah ini adalah penjelasan pengunakan sistem Bittorrent dengan pencarian dari komunitas Bittorrent

Tahap pertama

Anda harus memiliki software dengan fitur Bittorrent. Software Bittorrent diberikan gratis dengan masing masing fitur dan penampilan berbeda beda.

Contoh pada gambar dibawah ini adalah uTorrent . uTorrent adalah software kecil sebagai client Bittorrent



Atau mengunakan software yang lebih bagus dari BitSpirit seperti gambar dibawah ini.



Mencari file dari situs situs Bittorrent

Troubleshooting Speedy

Buat yang berlangganan Speedy, Ada tips utk menghandle sendiri gangguan yang sering terjadi pada koneksi internet Speedy. Dari pengalaman kebanyakan gangguan akses Speedy itu berasal dari sisi CPE (Costumer Premises Equiptment) atau disebut juga kelengkapan di sisi user seperti modem dan splitter hingga kesalahan sepele seperti salah username dan password.

Lihat IP modem: Klik Start – Run – ketik cmd (pada Windows XP/Vista), command ( pada Windows 98/2000) lalu muncul halaman command dan ketik ipconfig/all dan enter. Lihat IP Gateway (modem). Misal IP Gateway adalah 192.168.1.1. Gambar berikut menunjukkan display ipconfig/all.



Cek koneksi PC ke modem ADSL: Klik Start – Run, ketik ping 192.168.1.1 -t sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.



Kemudian Cek koneksi PC ke DNS Telkom: Klik Start – Run, ketik ping 202.134.0.155 -t, sehingga muncul tampilan berikut.



Jika Koneksi gagal setelah login speedy dan pesan command tidak sama dengan di atas misal “request time out” atau “destination host unreachable” seperti yang ditunjukkan pada gambar.



Maka lakukan troubleshooting sebagai berikut:

1. Pastikan saluran telepon baik dengan mengangkat pesawat telpon dan mendapat nada dial.

2. Pastikan kabel Ethernet Modem – PC dan kabel modem - telepon terhubung dengan baik. Tidak ada PABX, paralel telepon atau peralatan lain yang terhubung sebelum splitter.

3. Matikan modem dan tunggu sekitar 1 menit, nyalakan kembali dan pastikan lampu ADSL menyala tanpa blinking.

4. Pastikan username dan password sudah benar

Username : No.speedy@telkom.net
Password : xxxxx

5. Jika LAN disable. Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection, Double klik Local Area Connection untuk men-enablekan LAN.

6. ADSL tidak blinking tetapi koneksi PC ke DNS “request time out”. Matikan fitur firewall (lihat user manual modem) di sisi modem, lakukan restart modem ADSL.

7. Pesan DNS masih “request time out” atau tidak mendapat IP. Lakukan setting IP:

a.Pada windows XP

Klik Start – Settings – Control Panel – Network connection – Local Area Connection – TCP/IP. Isi kolom TCP/IP berikut:

IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 (Harus sama dengan IP address modem)
Preferred DNS : 192.168.1.1 dan Alternate DNS : 202.134.0.155

b.Pada Windows 98/ME/2000

Klik Start – Settings – Control Panel – Network – Configuration tab – TCP/IP Properties. Isi kolom TCP/IP sebagai berikut:

IP address : 192.168.1.x (x dapat diisi angka 2 sampai 253)
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS : 192.168.1.1dan Alternate DNS : 202.134.0.155

8. Jika modem hang. Refresh dan Setting ulang modem via menu modem (lihat user manual modem, Note: VPI=8, VCI=81 )

9. Hubungi 147 untuk informasi lebih lanjut.

Nah untuk anda yang berlangganan Speedy berbasis ADSL ini, kalo ada gangguan coba deh ikutin cara-cara ini dan jangan cepat-cepat untuk telp ke 147.